Penulis: Waktu Penerbitan Maks: 28-12-2024 Asal: Lokasi

Jagung (dikenal sebagai Jagung) adalah salah satu tanaman yang paling umum dalam kehidupan kita. Banyak petani memilih menanam jagung sebagai tanaman komersial pertama mereka.
Halo! Hai para petani atau pecinta pertanian, itulah artikel tentang menanam jagung. Sedikit ilmu menanam jagung dan beberapa tips pribadi akan saya bagikan disini.
Untuk siapa artikel ini cocok? Petani baru dan petani tanpa pengalaman menanam secara ilmiah
Dalam panduan ini Anda akan belajar:
Bagaimana cara memilih benih jagung (jagung)?
Bagaimana cara melakukan persiapan tanah?
Bagaimana Teknik Menanam dan Menabur Benih Jagung?
Bagaimana pengelolaan air dan pupuk untuk pertumbuhan jagung?
Bagaimana cara melakukan penyiangan dan pengendalian hama?
Apa saja penyakit unggulan pada benih jagung dan bagaimana cara pencegahannya?
Regulasi pertumbuhan dan pengendalian kimia jagung.
Bagaimana cara penanganan dan penyimpanan pasca panen?
Ketika permintaan jagung global meningkat, para petani mencari cara untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi penyakit. Untuk mencapai hasil yang tinggi dalam usahatani jagung diperlukan lebih dari sekedar penanaman. Dibutuhkan pemahaman tentang persiapan tanah, pemilihan benih yang tepat, dan pemupukan
efisien, dan mengendalikan hama dan penyakit. Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan panen jagung yang sehat dan hasil tinggi sekaligus mengurangi dampak penyakit umum.

Fondasi tanaman jagung hasil tinggi diawali dengan pemilihan varietas benih jagung yang tepat. Penting untuk memilih varietas yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah di wilayah Anda, serta varietas yang tahan terhadap hama dan penyakit umum.
Adaptasi iklim: Pilih tipe yang tahan banjir di daerah dengan curah hujan tinggi. Di daerah rawan kekeringan, carilah kultivar yang tahan kekeringan.
Ketahanan Hama: Beberapa jenis dirancang untuk tahan terhadap hama seperti penggerek jagung dan cacing akar.
Ketahanan Terhadap Penyakit: Pilih kultivar yang tahan terhadap penyakit umum seperti hawar jagung dan Fusarium.
Sebelum menanam, lakukan seleksi benih sekunder. Buang benih yang terlalu kecil, rusak karena hama, atau cacat. Pertimbangkan untuk menjemur benih di bawah sinar matahari selama 48 jam untuk meminimalkan kelembapan dan meningkatkan perkecambahan. Merendam benih dalam air hangat selama 12 jam, diikuti 8-10 jam dalam air hangat (sekitar 45°C), akan meningkatkan tingkat perkecambahan.
Tip: Selalu beli benih dari penyedia terpercaya untuk memastikan tingkat perkecambahan yang baik dan ketahanan terhadap penyakit.

Ibarat tempat tidur bayi, tanah adalah tempat tumbuhnya benih. Kesehatan tanah sangat penting untuk menghasilkan hasil yang tinggi. Persiapan tanah yang tepat mendorong perkembangan akar yang sehat, retensi air, dan penyerapan nutrisi.
Pengujian Tanah: Sebelum menanam, uji pH dan tingkat nutrisi tanah. Jagung tumbuh subur di tanah yang sedikit asam hingga netral (pH 5,8-7,0).
Pengolahan tanah dalam hingga kedalaman 30-35 cm (12-14 inci) akan meningkatkan aerasi tanah dan retensi air.
Pemupukan Tanah: Gunakan pupuk berimbang tergantung hasil uji tanah. Untuk memaksimalkan pertumbuhan jagung, terapkan kira-kira:
225 kg kalium per hektar
90 hingga 120 kg fosfor per hektar
450 kg pupuk majemuk per hektar
Tip: Menambahkan bahan organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah busuk akan memperbaiki struktur dan kesuburan tanah.
Jagung merupakan tanaman termofilik yang memerlukan suhu relatif tinggi selama siklus perkembangannya. Suhu efektif fisiologis untuk jagung adalah 10°C. Perkecambahan biji membutuhkan 6-10°C; perkecambahan lambat di bawah 10°C; perkecambahan kuat antara 16-21°C; suhu perkecambahan optimal adalah 28-35°C; dan perkecambahan berhenti setelah suhu 40°C.
Curah hujan 410-640 mm ideal untuk pengembangan jagung, sedangkan kekeringan berdampak pada produksi dan kualitas. Lokasi dengan curah hujan kurang dari 150mm di musim panas dianggap tidak cocok untuk menanam jagung, dan curah hujan yang berlebihan mengurangi cahaya, meningkatkan penyakit, dan menghambat produksi dan pengembangan kualitas jagung.
Jika Anda tidak yakin kapan boleh menanam jagung di lokasi Anda, lihat tabel di bawah ini. Jelasnya, data ini didasarkan pada iklim belahan bumi utara. Jika Anda tinggal di belahan bumi selatan (Selandia Baru, Australia, dll.), harap pertimbangkan tabel ini secara terbalik.
| JAN | FEB | MAR | APR | MEI | JUN | JUL | AGUSTUS | SEP | OKT | NOV | DES | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dingin | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | ||||
| Sedang | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | |||||
| Subtropis | √ | √ | √ | √ | √ | |||||||
| Tropis | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ | √ |
| Kering | √ | √ | √ | √ | √ |
Penanaman yang benar sangat penting untuk meningkatkan hasil jagung. Inilah cara menanam untuk sukses.
Waktu Tanam Ideal: Tanam jagung ketika suhu tanah terus menerus melebihi 10°C (50°F). Menanam terlalu dini atau terlambat dapat menyebabkan perkecambahan buruk dan hilangnya hasil.
Jarak dan Kedalaman Baris: Untuk perkembangan tanaman terbaik, tempatkan baris dengan jarak 80-85 cm, dengan jarak antar tanaman 30-35 cm. Tanam benih sedalam 4-6 cm untuk menjaga kelembapan cukup.
Jarak tanam yang teratur: Penanaman mekanis melibatkan penggunaan peralatan mekanis untuk memastikan penyebaran benih yang konsisten dan jarak baris yang tepat.
Tips: Selain memperhatikan jarak tanam, pengaturan kerapatan tanam juga perlu diperhatikan. Saat menentukan kepadatan tanam, pastikan tanaman mendapat cukup udara dan sinar matahari. Kepadatan yang berlebihan dapat menciptakan keteduhan, menurunkan paparan sinar matahari dan sangat mempengaruhi perkembangan tanaman, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas dan produksi. Kepadatan tanam harus bervariasi tergantung pada jenis jagung dan kualitas tanah. Untuk tipe jarang, kepadatan optimal adalah 2800-3500 tanaman per 667 m², sedangkan varian padat harus memiliki 4400-5000 tanaman per 667 m². Di lokasi subur, kepadatan 4500-5000 tanaman per 667 m² Hal ini sesuai, sedangkan pada tanah yang kualitasnya lebih rendah, turunkan kepadatannya sebanyak 500 tanaman. Penanaman yang terlalu rapat dapat menghasilkan bulir yang lebih kecil, batang yang lebih banyak, dan bahkan batang yang kosong, sehingga mengurangi produksi.
Mesin penyemaian yang baik dapat membantu Anda menabur jagung dengan lebih efisien, dan Push seeder Haudin dapat dengan mudah mencapai penyemaian yang akurat dan berjarak sama pada kedalaman yang sama. Selain itu kedalaman tanam (2/4/6.5/9cm) dan jarak tanam dapat diatur sesuka hati.

Irigasi dan pengendalian pupuk yang tepat sangat penting untuk kesehatan jagung. Pada tahap awal, tanaman memerlukan air yang cukup untuk membentuk akar, dan seiring bertambahnya tinggi tanaman, pengendalian unsur hara menjadi sangat penting.
Irigasi: Pertahankan hidrasi secara teratur, terutama saat tasseling dan silking. Pasokan air yang tidak memadai pada fase-fase ini mungkin berdampak negatif pada pengembangan dan hasil kernel.
Pemupukan: Gunakan pupuk kaya nitrogen, seperti urea atau amonium nitrat, pada fase perkembangan kritis untuk mendukung batang dan tongkol yang kuat.
Aplikasi Pupuk Seimbang: Selama tahap vegetatif, berikan campuran nitrogen, fosfor, dan kalium yang seimbang. Selama tasseling dan silking, konsentrasikan pada nitrogen dan potasium untuk mendorong perkembangan kernel.
Tip: Jika irigasi diperlukan, pertimbangkan irigasi tetes atau sistem irigasi poros tengah untuk memastikan hidrasi terus menerus tanpa penyiraman berlebihan. Pemupukan sangat penting selama proses penyambungan dan booting. Selama penyambungan, gunakan 150 kg/hm² urea dan 225 kg/hm² amonium nitrat untuk mendorong diferensiasi cabang dan spikelet. Untuk menjaga telinga tetap penuh dan mencegah degenerasi ukuran spikelet, gunakan 50 kg/hm² urea dan 110 kg/hm² amonium nitrat selama proses booting. Pemberian pakan yang tepat selama masa-masa ini sangat penting untuk mencapai hasil yang unggul.
Alat penabur dorong 2-in-1 Huadin dapat menabur dan memupuk secara bersamaan, menghasilkan pekerjaan penaburan dengan efisiensi tinggi. Tidak perlu pemupukan sekunder, pekerjaan pertanian yang membosankan dapat diselesaikan dalam sekali jalan.

Gulma dan hama merupakan dua penyebab utama berkurangnya hasil jagung. Intervensi dini sangat penting.
Penyiangan: Menyiangi lahan secara teratur dapat membantu mengurangi persaingan untuk mendapatkan air dan unsur hara. Pengolahan tanah sedalam 3-5 cm untuk membasmi gulma tanpa merugikan tanaman jagung.
Pengendalian Hama: Gunakan Pengendalian Hama Terpadu (IPM) untuk membasmi hama. Mulailah dengan mencari hama umum seperti penggerek jagung, cacing potong, dan cacing akar. Terapkan pengendalian biologis atau, jika diperlukan, insektisida kimia. Untuk mencegah kerusakan tanaman, selalu ikuti petunjuk pabriknya.
Tip: Pertumbuhan gulma di lahan akan bersaing dalam penyerapan cahaya dan unsur hara oleh tanaman, dan bahkan dapat mempengaruhi ventilasi lahan. Secara khusus, beberapa gulma juga merupakan inang penyakit. Memperkuat pengendalian gulma dapat memastikan pertumbuhan tanaman. Untuk menghindari kehilangan hasil panen yang serius, pantau tanaman jagung Anda secara teratur dan segera atasi masalah serangga. Cangkul Roda Haudin dapat membantu Anda mengelola lahan pertanian Anda dengan mudah. Berbagai aksesoris penyiangan dapat diganti untuk memenuhi kebutuhan penyiangan sehari-hari di lahan pertanian kecil.

Penyakit jagung seperti hawar, penyakit busuk, dan fusarium dapat menurunkan hasil panen secara signifikan. Mencegah penyakit-penyakit ini sangat penting agar panen berhasil.
Penyakit Jamur: Untuk menghindari penyakit seperti karat jagung dan bercak daun abu-abu, gunakan fungisida pada awal tahap vegetatif. Untuk hasil terbaik, gunakan saat kelembapan tinggi.
Busuk Akar: Untuk menghindari busuk akar dan penyakit lain yang ditularkan melalui tanah, jangan menanam jagung di tanah yang memiliki drainase buruk.

Zat pengatur tumbuh dapat membantu mengatur tinggi tanaman sehingga lebih tahan terhadap kerusakan akibat angin.
Zat Pengatur Tumbuh Kimiawi: Gunakan zat pengatur tumbuh selama tahap 6-8 daun untuk mencegah tinggi tanaman yang berlebihan dan mendorong perkembangan telinga yang lebih kuat. Ini akan membantu menjaga tanaman agar tidak menjadi terlalu tinggi dan mudah rebah.
Waktu optimal: Hindari penggunaan zat pengatur tumbuh terlalu dini (saat tanaman masih terlalu lemah) atau terlambat (saat tanaman sudah matang).
Tip: Sebelum menentukan apakah akan menggunakan zat pengatur tumbuh kimia atau tidak, periksalah dengan cermat tinggi dan perkembangan tanaman.

Panen pada waktu yang tepat menjamin jagung Anda mencapai potensi maksimalnya.
Waktu Panen Optimal: Jagung sebaiknya dipetik ketika bijinya mencapai kematangan fisiologis, yang biasanya terjadi ketika tingkat kelembapan antara 20 dan 25%.
Peralatan Pemanenan: Mesin pemanen kombinasi ideal untuk lahan yang luas. Pastikan jagung sudah matang sepenuhnya dan bijinya padat.
Tip: Panen di pagi hari untuk menjamin tingkat kelembapan ideal untuk penyimpanan sekaligus menghindari panas dan kerusakan akibat serangga. Setelah menggunakan teknologi modern untuk menanam jagung, petani juga harus memperjelas berbagai periode akhir panen dan memahami titik waktu yang berbeda, seperti tahap kematangan penuh, tahap kematangan lilin, dan tahap kematangan seperti susu. Ketika jagung tumbuh hingga tahap kematangan penuh, butiran luarnya akan lebih penuh, dan kualitas serta volumenya berada dalam kondisi terbaik. Jika dipanen pada tahap ini, manfaat penanaman dapat meningkat secara signifikan.

Setelah panen, pengelolaan yang tepat menjamin jagung Anda tetap segar dan berkualitas tinggi
Pengeringan: Jagung harus dikeringkan sampai kadar air sekitar 15% untuk menghindari jamur dan pembusukan. Gunakan pengering biji-bijian atau biarkan jagung mengering di tempat yang berventilasi baik.
Penyimpanan: Jagung sebaiknya disimpan di lingkungan sejuk, kering, dan berventilasi baik untuk menghindari jamur dan hama. Suhu penyimpanan jagung harus dijaga antara 10°C dan 15°C (50°F - 59°F) dan kelembapan harus dijaga antara 50% dan 60%.
Tip: Periksa jagung yang disimpan secara teratur untuk mengetahui adanya serangan serangga dan pertumbuhan jamur, terutama di lokasi lembab. Bagi seseorang yang ingin melakukan penyimpanan jangka panjang, disarankan untuk menyimpan jagung di lingkungan dengan oksigen rendah untuk memperlambat pembusukan. Penyimpanan khusus dengan kemasan vakum atau sistem penyimpanan atmosfer terkendali (CA) dapat digunakan untuk memperpanjang umur simpan secara signifikan, terutama untuk jagung bernilai tinggi yang digunakan untuk produksi benih atau pasar premium lainnya.
Setelah melihat ini, saya harap pengalaman saya dapat bermanfaat bagi Anda, dan Anda dapat menghindari beberapa masalah umum menurut artikel saya. Peningkatan produksi jagung memerlukan kombinasi pemilihan benih yang baik, penyiapan tanah, pemupukan, serta pengendalian penyakit dan serangga. Petani yang mengikuti strategi langkah demi langkah ini dapat meningkatkan jumlah dan kualitas panen jagung mereka secara signifikan, memenuhi permintaan dunia sekaligus menjaga praktik pertanian berkelanjutan.

Kami adalah Haudin, produsen yang mengkhususkan diri dalam pembuatan peralatan pertanian kecil.Peralatan yang kami produksi mudah dipelajari, mudah digunakan dan sangat efisien.
Masih ada pertanyaan? Selamat Datang di Hubungi kami